Jakarta – Musim kemarau yang tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia membawa sejumlah tantangan kesehatan. Mulai dari dehidrasi, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), hingga penyakit kulit, semuanya rentan meningkat akibat udara kering, suhu panas, dan penurunan kualitas air.
Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak musim kemarau, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Untuk itu, sejumlah langkah preventif perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar selama periode ini.
Berikut tujuh tips menjaga kesehatan di musim kemarau:
1. Perbanyak Minum Air Putih
Dehidrasi menjadi risiko utama saat cuaca panas. Pastikan mengonsumsi minimal 8 gelas air putih setiap hari, atau lebih jika melakukan aktivitas fisik berat di luar ruangan.
2. Gunakan Pelindung Diri Saat di Luar Ruangan
Sinar matahari yang terik dapat menyebabkan iritasi kulit dan sengatan panas (heatstroke). Gunakan topi, masker, kacamata hitam, serta pakaian berlengan panjang saat beraktivitas di luar rumah.
3. Jaga Kebersihan Lingkungan
Udara kering dapat mempercepat penyebaran debu dan polusi. Bersihkan rumah secara rutin, khususnya ventilasi dan saluran udara, untuk mencegah ISPA.
4. Perhatikan Kualitas Makanan dan Minuman
Musim kemarau seringkali menyebabkan kekeringan dan penurunan kualitas air. Pastikan makanan matang sempurna dan air minum telah dimasak atau disaring dengan baik.
5. Konsumsi Buah dan Sayur Segar
Kandungan vitamin dan mineral dalam buah dan sayur sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Pilih yang mengandung banyak air seperti semangka, timun, dan jeruk.
6. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari
Waktu antara pukul 11.00 hingga 15.00 adalah saat suhu paling panas. Jika memungkinkan, hindari aktivitas fisik berat di waktu tersebut untuk mencegah kelelahan dan panas berlebih.
7. Gunakan Pelembap Kulit dan Tabir Surya
Udara kering bisa menyebabkan kulit pecah-pecah. Gunakan pelembap dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV berlebih.
Musim kemarau tidak hanya membawa kekeringan, tetapi juga potensi gangguan kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele. Dengan menerapkan kebiasaan sehat dan menjaga pola hidup bersih, masyarakat dapat melalui musim ini dengan tubuh yang tetap prima. (*)