Connect with us

Info

Big Bad Wolf Books Buka di Surabaya: Jutaan Buku Murah Rayakan Satu Dekade

Published

on

Antusiasme pengunjung padati BBW books. (Foto: Dhenis Syiva)

SURABAYA – Big Bad Wolf Books (BBW), pameran buku internasional memulai rangkaian BBW Indonesia 2026 di Surabaya sebagai kota perdana. Momentum ini dirayakan sebagai penanda satu dekade kehadiran BBW di Indonesia yang telah memamerkan diskon jutaan buku selama 10 tahun terakhir.

BBW Surabaya 2026 digelar di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3 Lt. 6, mulai dari 29 Januari – 8 Februari 2026. Acara yang berlangsung setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB ini menawarkan jutaan buku internasional berkualitas dengan diskon hingga 90%. Pecinta buku dapat datang secara gratis tanpa biaya apapun.

Mulai dari pintu masuk, pengunjung langsung disambut gerbang BBW yang menampilkan deretan buku berjejer. Koleksi mencakup buku anak, seperti activity book, board book, picture book, dan masih banyak lagi pilihan buku anak menarik lainnya, mulai dari buku berbahasa inggris maupun buku lokal.

Sementara untuk pilihan buku dewasa, tersedia self help book, language, family and relationship, transportation, science and technology, graphic novel, healthy cooking, home and garden, religion, bakery, humour, pets and nature, serta adult coloring books. Tersedia beragam english book dan buku-buku lokal yang juga tersedia dalam jumlah melimpah.

Para pecinta buku memadati venue, mulai dari kalangan muda hingga rombongan keluarga yang membawa anak kecil. Bahkan, terdapat pengunjung yang antusias datang dari luar kota. Antusiasme pengunjung ramai memadati tiap lorong buku, terlihat sibuk membolak-balik halaman, memilih judul favorit, dan memborong buku incaran.

Soraya Fadhilah, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga untuk pertama kalinya karena tertarik dengan banyaknya buku anak dari postingan tahun sebelumnya, mengungkapkan rasa antusiasnya datang ke BBW books 2026 di Surabaya.

“Saya tahun ini pertama kali datang ke sini karena penasaran setelah sempat melihat postingan event BBW tahun sebelumnya, banyak buku anak-anak. Terlebih lagi tahun ini anak saya sudah mulai bisa berbicara jadi sangat cocok untuk dibelikan buku dan diceritakan buku. Cocok untuk pengenalan bahasa Inggris ke anak karena di sini banyak buku internasional,” ungkap Soraya di Surabaya, Selasa (3/2/2026).

Sementara, Reinhard Setiawan seorang anak muda pecinta buku yang antusias memborong edisi diskon, mengaku senang dengan keragaman koleksi.

“Di BBW books ini bukunya bagus-bagus, sesuai ekspektasi pas memutuskan datang ke sini. Banyak buku yang harganya miring. Cocok banget buat saya yang suka baca buku karena di sini banyak pilihan dan banyak buku yang belum pernah saya lihat sebelumnya, jadi bikin saya tertarik buat borong,” tutur Reinhard.

BBW Books menjadi kesempatan emas bagi pecinta buku untuk berkunjung dan memborong buku favoritnya. Segera merapat dan datang memborong buku favorit mu dengan diskonnya yang melimpah!

Continue Reading

Info

Gubernur Pramono Anung “Ngalah” ke ARMY: Konser BTS di Jakarta Berpeluang Besar Digelar di GBK

Published

on

Pramono Anung, Gubernur DKI Kompas/Riza Fathoni (RZF)

JAKARTA – Teka-teki lokasi konser mega bintang K-Pop, BTS, di Jakarta perlahan mulai menemui titik terang. Setelah sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya memberikan lampu hijau jika Gelora Bung Karno (GBK) menjadi opsi utama ketimbang Jakarta International Stadium (JIS).

Rencana kedatangan RM dan kawan-kawan yang dijadwalkan pada 26-27 Desember mendatang memang menjadi perbincangan panas. Sebelumnya, Pramono sempat mengusulkan agar konser digelar di JIS, namun usulan tersebut mendapat reaksi keras dari para ARMY (sebutan fans BTS) yang lebih menginginkan kemegahan stadion legendaris GBK.

Intervensi “Keluarga”: Saat Anak Gubernur Turun Tangan

Menariknya, perubahan sikap sang Gubernur ternyata dipicu oleh masukan dari orang terdekatnya sendiri. Pramono mengungkapkan bahwa anaknya, yang juga merupakan seorang ARMY, sempat “memprotes” pernyataannya soal pemilihan lokasi.

“Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya, ‘Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati’. Saya bilang, oke deh mulai hari ini Bapakmu tidak statement lagi,” ujar Pramono di Kebayoran Baru, Senin (20/4/2026).

Mendengar aspirasi tersebut, Pramono akhirnya memilih untuk tidak lagi mencampuri keputusan teknis pemilihan lokasi. “Kali ini saya ngalah, kalau main di GBK juga nggak apa-apa,” tambahnya.

Keputusan Akhir Ada di Tangan Promotor

Meskipun sempat memperjuangkan JIS sebagai venue pada forum Musrenbang pekan lalu, kini Gubernur menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada pihak penyelenggara dan promotor. Baginya, yang terpenting adalah kenyamanan para penonton dan kelancaran acara yang akan menjadi salah satu event terbesar di penghujung tahun 2026.

Selain BTS, Jakarta dipastikan akan menjadi magnet konser dunia tahun ini. Nama-nama besar seperti Guns N’ Roses, Metallica, hingga The Weeknd disebut sudah mulai masuk dalam daftar rencana pertunjukan besar di ibu kota. (*)

Continue Reading

Info

Penantian 9 Tahun Tuntas! Slank Sukses Obati Rindu Slankers Malang di Lapangan Rampal

Published

on

MALANG – Kota Malang akhirnya kembali “membiru” oleh energi para Slankers. Setelah absen selama sembilan tahun tidak menyapa penggemarnya di Kota Bunga, grup band legendaris Slank resmi kembali menghentak panggung Malang dalam gelaran konser bertajuk “Hey Slank X HS”.

Ribuan penonton memadati Lapangan Rampal, Kota Malang, pada Minggu (19/4/2026) malam, menciptakan lautan manusia yang antusias menantikan aksi panggung Kaka, Bimbim, Ridho, Abdee, dan Ivanka.

Momen Reuni yang Emosional

Kembalinya Slank ke Malang bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah momen reuni yang emosional. Terakhir kali band bermarkas di Potlot ini manggung di Malang adalah hampir satu dekade silam. Tak heran, sejak sore hari, para Slankers dari berbagai daerah di Jawa Timur sudah mulai berdatangan ke area Lapangan Rampal untuk mengamankan posisi paling depan.

Energi Tanpa Batas

Dalam konser semalam, Slank tampil dengan stamina yang luar biasa, membawakan deretan lagu hits yang sudah akrab di telinga lintas generasi. Suasana semakin pecah saat lagu-lagu lagu kebangsaan Slankers dikumandangkan, membuat seluruh isi Lapangan Rampal bernyanyi bersama di bawah langit Malang.

Kehadiran Slank dalam format konser “Hey Slank X HS” ini membuktikan bahwa daya tarik band yang sudah berdiri sejak dekade 80-an ini tetap magis dan tak lekang oleh zaman, terutama di kota dengan basis massa musik yang kuat seperti Malang. (*)

Continue Reading

Info

Mau Vibes Coachella tapi Budget Mahasiswa? Ini Daftar Festival Musik Lokal yang Gak Kalah Estetik

Published

on

We The Fest

Melihat harga tiket Coachella 2026 yang menembus angka belasan hingga puluhan juta rupiah mungkin bikin dompet kita mendadak “sesak napas”. Namun, buat kamu yang mengincar vibes festival musik luar ruangan dengan fashion yang ikonik dan instalasi seni yang Instagrammable, Indonesia sebenarnya punya banyak opsi yang jauh lebih ramah di kantong.

Bukan sekadar konser biasa, festival-festival ini menawarkan pengalaman sensorik yang serupa—musik lintas genre, area terbuka yang luas, hingga suasana komunitas yang kental. Berikut adalah daftarnya!

1. Jazz Gunung Bromo (Probolinggo)

Jika Coachella punya latar belakang gurun California, Indonesia punya megahnya pegunungan Bromo. Jazz Gunung Bromo menawarkan pengalaman “Jazz di Atas Awan” dengan amphitheater terbuka di Jiwa Jawa Resort.

  • Vibes Coachella-nya: Panggung terbuka dengan latar alam yang dramatis dan udara dingin yang bikin kamu bisa tampil dengan layering outfit yang chic.
  • Budget: Tiket harian (Daily Pass) dimulai dari sekitar Rp420.000, jauh lebih murah dibanding harga tiket harian Coachella yang mencapai jutaan.

2. We The Fest (Jakarta)

Banyak yang menyebut We The Fest (WTF) sebagai “Coachella-nya Indonesia”. Festival ini berhasil menggabungkan musik, seni, mode, dan makanan dalam satu kawasan terpadu.

  • Vibes Coachella-nya: Line-up internasional yang kekinian, instalasi seni raksasa yang estetik, dan area Beyond The Music yang memberikan pengalaman lifestyle menyeluruh.
  • Budget: Tiket early bird biasanya dibanderol mulai dari Rp1,5 jutaan untuk 3 hari—angka yang sangat masuk akal untuk deretan artis internasional.

3. Joyland Festival (Jakarta & Bali)

Bagi kamu yang menyukai sisi indie dan artsy dari Coachella, Joyland Festival adalah destinasi wajib. Terutama edisi Bali yang sering diadakan di green area dengan pemandangan laut atau taman yang asri.

  • Vibes Coachella-nya: Sangat ramah keluarga (family friendly), santai, banyak workshop kreatif, dan suasana piknik di atas rumput yang sangat “pagi-pagi di Coachella”.
  • Budget: Harga tiket berkisar di angka Rp500 ribu hingga Rp1 juta, tergantung kategori dan waktu pembelian.

4. Forestra (Cikole, Lembang)

Ingin merasakan sensasi konser di tengah hutan pinus dengan tata lampu yang magis? Forestra adalah jawabannya. Berbeda dengan gurun yang panas, di sini kamu akan dimanjakan dengan orkestra di tengah hutan.

  • Vibes Coachella-nya: Elemen seni dan alam yang menyatu sempurna. Sangat cocok untuk kamu yang suka konten visual dengan lighting panggung yang megah di malam hari.
  • Budget: Tiket biasanya tersedia mulai dari Rp300 ribuan, sangat terjangkau untuk pengalaman seunik ini. (*)

Continue Reading

Trending