Connect with us

Agenda

Classical Leftheria 2026 Siap Guncang Jatim Expo dengan Kolaborasi Nadin Amizah & Reality Club

Published

on

SURABAYA – Mengawali lembaran baru di tahun 2026, Kota Surabaya bersiap menyuguhkan sebuah perhelatan seni yang megah dan emosional. Festival musik prestisius, Classical Leftheria 2026, resmi diumumkan akan menyapa publik pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertempat di Jatim Expo (JX International), Surabaya.

Mengusung tema filosofis BEYOND THE SPHERE, SHINE IN YOUR OWN LIGHT, acara ini mengajak pengunjung untuk melampaui batasan diri dan berani bersinar dengan keunikan masing-masing melalui medium seni dan musik.

Pertemuan Dua Karakter: Lembutnya Nadin dan Energi Reality Club

Classical Leftheria tahun ini menjadi sorotan utama berkat pemilihan headliner yang sangat kontras namun saling melengkapi:

  1. Nadin Amizah: Sang “Ibu” bagi para penggemarnya ini dipastikan akan menyulap atmosfer Jatim Expo menjadi hangat dan puitis. Nadin akan membawakan deretan lagu hitsnya dengan balutan aransemen yang menyentuh jiwa, menciptakan pengalaman teatrikal yang intim.
  2. Reality Club: Untuk penyeimbang adrenalin, unit indie-rock peraih berbagai penghargaan ini akan menggebrak panggung dengan gaya fresh dan energik. Penampilan mereka dikenal selalu penuh kejutan dan mampu mengajak penonton berdansa di tengah riuhnya instrumen yang eksplosif.

Bukan Sekadar Konser: Perayaan Seni Multidimensi

Berbeda dengan pertunjukan musik biasa, Classical Leftheria 2026 dirancang sebagai festival seni terintegrasi. Selain panggung utama, pengunjung akan dimanjakan dengan:

  • Pameran Seni Visual: Ruang inspirasi yang memamerkan karya kurasi untuk memperkuat tema “Shine in Your Own Light”.
  • Tenant Kreatif: Area bazar yang diisi oleh berbagai jenama lokal terpilih, mulai dari produk gaya hidup hingga pernak-pernik kreatif yang unik.

Informasi Harga Tiket dan Akses

Antusiasme pecinta musik di Jawa Timur terhadap event ini sangat tinggi. Bagi Anda yang ingin mengamankan tempat, tiket tersedia dalam dua kategori utama yang dapat dibeli secara eksklusif melalui platform Celestix:

KategoriHarga Tiket
FestivalIDR 165.000
VIPIDR 350.000

Harga di atas belum termasuk pajak dan biaya layanan platform.

Simbol Kebangkitan Kreativitas Surabaya

Hadirnya Classical Leftheria 2026 mempertegas posisi Surabaya sebagai pusat pertumbuhan industri kreatif yang solid di Indonesia. Event ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan ruang pertemuan bagi komunitas budaya lokal untuk saling terkoneksi dan terinspirasi.

Bagi para music goers yang mencari awal tahun yang bermakna, festival ini adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Pastikan Anda hadir untuk menjadi bagian dari perjalanan “Beyond the Sphere” tahun depan.


Detail Event:

  • Nama: Classical Leftheria 2026
  • Tanggal: Sabtu, 3 Januari 2026
  • Lokasi: Jatim Expo, Surabaya
  • Tiket: Exclusive on Celestix
  • Lineup: Nadin Amizah, Reality Club

Continue Reading

Agenda

Sounds of Downtown (SOD) Festival 2026 Umumkan 24 Line-Up Fase Awal

Published

on

SURABAYA – Kabar gembira buat para pencinta festival musik di Jawa Timur, khususnya Kota Pahlawan! Festival musik tahunan yang paling dinanti, Sounds of Downtown (SOD) Festival 2026, resmi mengumumkan rangkaian fase awal pengisi acara mereka yang dipastikan bakal membuat suasana Agustus nanti pecah dan meriah.

Mengusung tagar #FestivalUntukSemua, gelaran akbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 1 dan 2 Agustus 2026 bertempat di Surabaya, Indonesia.

Gandeng 24 Musisi Lintas Genre, dari Mahalini hingga Band Malaysia

Berdasarkan visual poster resmi fase awal yang dirilis, pihak promotor langsung menggebrak dengan mengamankan 24 nama besar di industri musik domestik hingga regional.

Sederet solois papan atas yang sedang naik daun dipastikan masuk dalam daftar, mulai dari Mahalini, Sal Priadi, Nadin Amizah, Nadhif Basalamah, Rony Parulian, Adrian Khalif, hingga penyanyi solo asal Surabaya, Naykilla. Tak ketinggalan, nama penghibur ikonis Aldi Taher juga siap memberikan aksi panggung yang tak terduga.

Bagi pencinta format band, SOD Festival 2026 menyajikan paket super lengkap lintas generasi. Mulai dari band indie legendaris seperti The Adams, Efek Rumah Kaca, dan Barasuara, hingga lini pop-melankolis kekinian macam Juicy Luicy, For Revenge x TP, dan Maliq & D’Essentials. Musik bernuansa retro dan distorsi juga akan diwakili oleh The Panturas, Perunggu, HiVi!, Murphy Radio, 510, DNA, Juan Reza, TENXI, dan NPD.

Menariknya, festival tahun ini kembali membawa warna internasional dengan menghadirkan grup musik populer asal Malaysia, Masdo, yang terkenal dengan lagu-lagu berirama pop 60-an mereka.

Sinyal Kejutan: Kejutan Line-Up Masih Belum Selesai

Meski 24 nama besar sudah sukses di-“unboxing” ke publik, pihak penyelenggara memberikan sinyal kuat bahwa daftar ini masih belum final. Melalui pengumuman resminya, mereka menuliskan “More Guest Stars to be Announced” yang berarti masih akan ada kejutan nama-nama bintang tamu rahasia berikutnya yang siap diumumkan secara bertahap.

Bagi para festivalgoers yang tidak ingin kehabisan tempat di barisan penonton, penjualan tiket resmi saat ini sudah mulai bisa diakses secara digital melalui situs resmi penyelenggara di sodfestival.com. (*)

Continue Reading

Agenda

Nadin Amizah, Mahalini, hingga Fiersa Besari Masuk Final Line-Up Tanjung Perak Jazz Festival 2026

Published

on

SURABAYA – Penantian panjang para pencinta musik jazz dan pop-indie di Jawa Timur akhirnya usai. Pihak penyelenggara resmi mengumumkan jajaran final line-up megah yang akan menggetarkan panggung Tanjung Perak Jazz Festival (TPJF) 2026.

Festival musik tahunan kebanggaan arek-arek Suroboyo ini dipastikan bakal digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, bertempat di venue baru yang representatif, Surabaya Expo Center.

Banjir Bintang: Kombinasi Pop-Ballad dan Ambiens Jazz

Mengusung jargon “Sail in to the rhythm, beyond wave, beyond tone,” TPJF tahun ini sukses mengumpulkan deretan nama besar lintas generasi di satu panggung. Para penonton akan dimanjakan oleh penampilan dari:

  • Nadin Amizah: Siap membawa magis lewat lirik-lirik puitisnya.
  • Mahalini: Diva pop-ballad yang dijamin bakal bikin satu venue galau berjamaah.
  • SAL: Solois berkarakter kuat yang juga dijadwalkan mengisi panggung IIMS Surabaya akhir Mei nanti.
  • Fiersa Besari & HIVI!: Penjamin atmosfer hangat untuk bernyanyi bersama (sing-along).

Tak hanya itu, panggung TPJF 2026 juga diramaikan oleh deretan talenta hebat lainnya seperti The Skuy, Grizzly, Celia Noreen And Her Band, Eroel Maulana, Sempat Berempat, BRANTA, hingga Desy Agustina.

Mengenal Tanjung Perak Jazz: Ikon Musik Pesisir Kota Pahlawan

Bagi masyarakat Surabaya, Tanjung Perak Jazz bukan sekadar konser musik biasa. Festival ini memiliki akar sejarah yang kuat sebagai representasi denyut nadi musik di kawasan pesisir utara Surabaya. Sejak awal kemunculannya, TPJF konsisten membawa misi untuk mendekatkan musik jazz—yang sering dianggap elite—agar bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan sentuhan lokal khas Surabaya yang egaliter dan santai.

Perpindahan lokasi ke Surabaya Expo Center tahun ini juga menandai babak baru bagi TPJF dalam menghadirkan fasilitas menonton yang lebih nyaman, modern, dan berstandar festival nasional.

Info Penjualan Tiket Resmi

Mengingat statusnya yang sudah memasuki final line-up, perburuan tiket diprediksi akan semakin ketat.

  • Platform Resmi: Pembelian tiket dapat dilakukan secara legal dan aman melalui platform TiketBersama.com atau langsung mengakses tautan di bio Instagram resmi @tanjungperakjazz.
  • Peringatan Penting: Pihak manajemen mengimbau seluruh calon penonton untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan tiket atau calo yang tidak bertanggung jawab. (*)

Continue Reading

Agenda

Hadirkan Lagu di Film ‘Pakaryan’, Grup Rap Kajawi Siap Meriahkan Screening Film Adaptasi Sastra di Unesa

Published

on

SURABAYA – Grup musik hip-hop Jawa kenamaan asal Ponorogo, Kajawi, dipastikan akan hadir sebagai penampil spesial dalam acara Screening Film karya Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2024 Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Acara pemutaran film yang diprediksi bakal dipadati penonton ini akan digelar pada Kamis, 21 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WIB, bertempat di Graha Sawunggaling, Kampus Unesa. Antusiasme pengunjung terbukti sangat tinggi setelah tiket kategori Presale 2 dilaporkan telah resmi habis terjual (sold out).

Aksi Singkat Tiga Personel di Panggung Layar Perak

Meski sebagian besar penonton yang hadir berniat untuk menyaksikan rangkaian pemutaran film, kehadiran Kajawi di atas panggung menjadi daya tarik yang sangat dinanti. Lagu milik Kajawi sendiri dipilih menjadi soundtrack resmi untuk salah satu film pendek utama yang berjudul Pakaryan.

Pada penampilan spesial kali ini, Kajawi akan membawa formasi 3 personel, termasuk Muhaeim yang bertindak sebagai DJ sekaligus rapper. Muhaeim membocorkan bahwa karena agenda utamanya adalah screening film dan bukan konser tunggal mereka, Kajawi hanya akan membawakan satu lagu sebagai pemanis pertunjukan.

Ia pun menyampaikan harapannya yang mendalam terkait keterlibatan materi mereka di acara ini.

“Melalui keterlibatan lagu kami di film Pakaryan ini, kami berharap musik rap Jawa tidak hanya dilihat sebagai hiburan dan sarana berjoget semata. Kami ingin memberikan ruang bagi teman-teman semua untuk berpikir, mengevaluasi diri, dan mengambil sikap bijak dalam menghadapi problematika hidup sehari-hari. Selamat menikmati karya film teman-teman Unesa!” ujar Muhaeim.

Eksplorasi Semesta Ahmad Tohari Lewat Sinema

Acara screening ini sendiri sebenarnya berfokus pada penyajian karya sinema independen mahasiswa yang mengadaptasi novel (ekranisasi) dari sastrawan besar Indonesia, Ahmad Tohari. Selain film Pakaryan, dua film pendek adaptasi lainnya yang akan diputar dan menjadi sajian utama bagi para penonton adalah Di Ujung Pematang dan Sangkar yang Berpindah.

Napas Segar Filosofi ‘Cangkriman’

Di luar proyek kolaborasi sinema ini, grup rap Ponorogo tersebut baru saja meluncurkan album terbaru mereka di tahun 2026 yang bertajuk Cangkriman.

Secara bahasa, cangkriman berarti teka-teki atau bedhekan. Album yang berisi empat trek lagu sederhana ini sarat akan refleksi kehidupan dan kritik sosial jenaka yang dibalut dengan tema pewayangan Jawa. Bagi publik yang penasaran dengan warna musik hip-hop lokal khas mereka, seluruh karya Kajawi saat ini sudah bisa dinikmati secara luas di platform YouTube dan Spotify. (*)

Continue Reading

Trending