Connect with us

Agenda

Surabaya Jadi Kota Pembuka Tur Westlife ‘A Gala Evening’, Cek Harga Tiket dan Kategorinya

Published

on

SURABAYA – Kabar gembira bagi para penggemar boyband legendaris asal Irlandia, Westlife. Nicky Byrne dan kawan-kawan dipastikan akan menyapa penggemar di Jawa Timur dalam konser spesial bertajuk “Westlife: A Gala Evening in Surabaya” yang akan digelar di Graha Unesa, Surabaya, pada 8 Februari 2026.

Berbeda dengan konser stadion biasanya, tur kali ini mengusung konsep yang lebih intim dan elegan. Surabaya pun terpilih menjadi kota pembuka rangkaian tur orkestra Westlife di Indonesia sebelum berlanjut ke Jakarta.

Hadirkan Nuansa Baru dengan String Orchestra of Surabaya

Mengusung tagline “Performing all the hits like you have never heard them before”, Westlife menjanjikan pengalaman musikal yang berbeda. Lagu-lagu ikonik seperti Flying Without Wings, My Love, hingga You Raise Me Up akan dibawakan dengan aransemen orkestra lengkap.

Istimewanya, untuk pertunjukan di Surabaya, Westlife akan berkolaborasi dengan talenta lokal, yaitu String Orchestra of Surabaya. Perpaduan harmoni vokal khas Westlife dengan iringan musik string orkestra diharapkan menciptakan atmosfer yang megah, emosional, dan membangkitkan nostalgia bagi para penggemar lintas generasi.

Jadwal Penjualan dan Harga Tiket

Dipromotori oleh FolagoPro, penjualan tiket konser ini resmi dibuka hari ini, Rabu, 21 Januari 2026 pukul 14.00 WIB. Mengingat konsepnya yang eksklusif dengan format fully seated (semua penonton duduk), kuota tiket diprediksi akan cepat habis.

Berikut adalah rincian harga tiket berdasarkan kategori kursi:

  • VVIP: Rp 3.200.000
  • VIP: Rp 2.900.000
  • Platinum: Rp 2.500.000
  • Gold: Rp 1.800.000
  • Silver: Rp 1.200.000

Catatan: Harga di atas belum termasuk pajak dan biaya layanan. Seluruh pemegang tiket akan mendapatkan merchandise resmi, sementara kategori VVIP dan VIP akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa makanan ringan (snack) dan minuman.

Syarat, Ketentuan, dan Cara Pembelian

Bagi Anda yang ingin mengamankan kursi, tiket hanya dapat dibeli secara resmi melalui situs www.westlifesurabaya.com dan loket.com. Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli:

  1. Batas Usia: Anak-anak di bawah usia 13 tahun tidak diperbolehkan masuk ke area pertunjukan.
  2. Sistem Kursi: Nomor kursi akan diberikan secara otomatis oleh sistem dan akan tertera pada E-Voucher yang dikirimkan H-3 sebelum acara.
  3. Kebijakan Tiket: Tiket yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau diuangkan kembali (non-refundable).
  4. Identitas: Penonton wajib menunjukkan tanda pengenal resmi yang sesuai dengan data pada tiket saat memasuki area konser.

Jadwal Tur Regional “A Gala Evening” 2026:

  • 3 Februari: Singapura (Singapore Arena @Expo) berkolaborasi dengan The Metropolitan.
  • 8 Februari: Surabaya (Graha Unesa) berkolaborasi dengan String Orchestra of Surabaya.
  • 10 Februari: Jakarta (Nice PIK 2) berkolaborasi dengan Magenta Orchestra.

Dengan konsep “Gala Evening” yang matang dan hangat, konser ini diharapkan menjadi momen istimewa bagi “arek-arek Suroboyo” untuk merayakan perjalanan musik Westlife dalam balutan musik klasik yang elegan. (*)

Continue Reading

Agenda

Sounds of Downtown (SOD) Festival 2026 Umumkan 24 Line-Up Fase Awal

Published

on

SURABAYA – Kabar gembira buat para pencinta festival musik di Jawa Timur, khususnya Kota Pahlawan! Festival musik tahunan yang paling dinanti, Sounds of Downtown (SOD) Festival 2026, resmi mengumumkan rangkaian fase awal pengisi acara mereka yang dipastikan bakal membuat suasana Agustus nanti pecah dan meriah.

Mengusung tagar #FestivalUntukSemua, gelaran akbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 1 dan 2 Agustus 2026 bertempat di Surabaya, Indonesia.

Gandeng 24 Musisi Lintas Genre, dari Mahalini hingga Band Malaysia

Berdasarkan visual poster resmi fase awal yang dirilis, pihak promotor langsung menggebrak dengan mengamankan 24 nama besar di industri musik domestik hingga regional.

Sederet solois papan atas yang sedang naik daun dipastikan masuk dalam daftar, mulai dari Mahalini, Sal Priadi, Nadin Amizah, Nadhif Basalamah, Rony Parulian, Adrian Khalif, hingga penyanyi solo asal Surabaya, Naykilla. Tak ketinggalan, nama penghibur ikonis Aldi Taher juga siap memberikan aksi panggung yang tak terduga.

Bagi pencinta format band, SOD Festival 2026 menyajikan paket super lengkap lintas generasi. Mulai dari band indie legendaris seperti The Adams, Efek Rumah Kaca, dan Barasuara, hingga lini pop-melankolis kekinian macam Juicy Luicy, For Revenge x TP, dan Maliq & D’Essentials. Musik bernuansa retro dan distorsi juga akan diwakili oleh The Panturas, Perunggu, HiVi!, Murphy Radio, 510, DNA, Juan Reza, TENXI, dan NPD.

Menariknya, festival tahun ini kembali membawa warna internasional dengan menghadirkan grup musik populer asal Malaysia, Masdo, yang terkenal dengan lagu-lagu berirama pop 60-an mereka.

Sinyal Kejutan: Kejutan Line-Up Masih Belum Selesai

Meski 24 nama besar sudah sukses di-“unboxing” ke publik, pihak penyelenggara memberikan sinyal kuat bahwa daftar ini masih belum final. Melalui pengumuman resminya, mereka menuliskan “More Guest Stars to be Announced” yang berarti masih akan ada kejutan nama-nama bintang tamu rahasia berikutnya yang siap diumumkan secara bertahap.

Bagi para festivalgoers yang tidak ingin kehabisan tempat di barisan penonton, penjualan tiket resmi saat ini sudah mulai bisa diakses secara digital melalui situs resmi penyelenggara di sodfestival.com. (*)

Continue Reading

Agenda

Nadin Amizah, Mahalini, hingga Fiersa Besari Masuk Final Line-Up Tanjung Perak Jazz Festival 2026

Published

on

SURABAYA – Penantian panjang para pencinta musik jazz dan pop-indie di Jawa Timur akhirnya usai. Pihak penyelenggara resmi mengumumkan jajaran final line-up megah yang akan menggetarkan panggung Tanjung Perak Jazz Festival (TPJF) 2026.

Festival musik tahunan kebanggaan arek-arek Suroboyo ini dipastikan bakal digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, bertempat di venue baru yang representatif, Surabaya Expo Center.

Banjir Bintang: Kombinasi Pop-Ballad dan Ambiens Jazz

Mengusung jargon “Sail in to the rhythm, beyond wave, beyond tone,” TPJF tahun ini sukses mengumpulkan deretan nama besar lintas generasi di satu panggung. Para penonton akan dimanjakan oleh penampilan dari:

  • Nadin Amizah: Siap membawa magis lewat lirik-lirik puitisnya.
  • Mahalini: Diva pop-ballad yang dijamin bakal bikin satu venue galau berjamaah.
  • SAL: Solois berkarakter kuat yang juga dijadwalkan mengisi panggung IIMS Surabaya akhir Mei nanti.
  • Fiersa Besari & HIVI!: Penjamin atmosfer hangat untuk bernyanyi bersama (sing-along).

Tak hanya itu, panggung TPJF 2026 juga diramaikan oleh deretan talenta hebat lainnya seperti The Skuy, Grizzly, Celia Noreen And Her Band, Eroel Maulana, Sempat Berempat, BRANTA, hingga Desy Agustina.

Mengenal Tanjung Perak Jazz: Ikon Musik Pesisir Kota Pahlawan

Bagi masyarakat Surabaya, Tanjung Perak Jazz bukan sekadar konser musik biasa. Festival ini memiliki akar sejarah yang kuat sebagai representasi denyut nadi musik di kawasan pesisir utara Surabaya. Sejak awal kemunculannya, TPJF konsisten membawa misi untuk mendekatkan musik jazz—yang sering dianggap elite—agar bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan sentuhan lokal khas Surabaya yang egaliter dan santai.

Perpindahan lokasi ke Surabaya Expo Center tahun ini juga menandai babak baru bagi TPJF dalam menghadirkan fasilitas menonton yang lebih nyaman, modern, dan berstandar festival nasional.

Info Penjualan Tiket Resmi

Mengingat statusnya yang sudah memasuki final line-up, perburuan tiket diprediksi akan semakin ketat.

  • Platform Resmi: Pembelian tiket dapat dilakukan secara legal dan aman melalui platform TiketBersama.com atau langsung mengakses tautan di bio Instagram resmi @tanjungperakjazz.
  • Peringatan Penting: Pihak manajemen mengimbau seluruh calon penonton untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan tiket atau calo yang tidak bertanggung jawab. (*)

Continue Reading

Agenda

Hadirkan Lagu di Film ‘Pakaryan’, Grup Rap Kajawi Siap Meriahkan Screening Film Adaptasi Sastra di Unesa

Published

on

SURABAYA – Grup musik hip-hop Jawa kenamaan asal Ponorogo, Kajawi, dipastikan akan hadir sebagai penampil spesial dalam acara Screening Film karya Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2024 Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Acara pemutaran film yang diprediksi bakal dipadati penonton ini akan digelar pada Kamis, 21 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WIB, bertempat di Graha Sawunggaling, Kampus Unesa. Antusiasme pengunjung terbukti sangat tinggi setelah tiket kategori Presale 2 dilaporkan telah resmi habis terjual (sold out).

Aksi Singkat Tiga Personel di Panggung Layar Perak

Meski sebagian besar penonton yang hadir berniat untuk menyaksikan rangkaian pemutaran film, kehadiran Kajawi di atas panggung menjadi daya tarik yang sangat dinanti. Lagu milik Kajawi sendiri dipilih menjadi soundtrack resmi untuk salah satu film pendek utama yang berjudul Pakaryan.

Pada penampilan spesial kali ini, Kajawi akan membawa formasi 3 personel, termasuk Muhaeim yang bertindak sebagai DJ sekaligus rapper. Muhaeim membocorkan bahwa karena agenda utamanya adalah screening film dan bukan konser tunggal mereka, Kajawi hanya akan membawakan satu lagu sebagai pemanis pertunjukan.

Ia pun menyampaikan harapannya yang mendalam terkait keterlibatan materi mereka di acara ini.

“Melalui keterlibatan lagu kami di film Pakaryan ini, kami berharap musik rap Jawa tidak hanya dilihat sebagai hiburan dan sarana berjoget semata. Kami ingin memberikan ruang bagi teman-teman semua untuk berpikir, mengevaluasi diri, dan mengambil sikap bijak dalam menghadapi problematika hidup sehari-hari. Selamat menikmati karya film teman-teman Unesa!” ujar Muhaeim.

Eksplorasi Semesta Ahmad Tohari Lewat Sinema

Acara screening ini sendiri sebenarnya berfokus pada penyajian karya sinema independen mahasiswa yang mengadaptasi novel (ekranisasi) dari sastrawan besar Indonesia, Ahmad Tohari. Selain film Pakaryan, dua film pendek adaptasi lainnya yang akan diputar dan menjadi sajian utama bagi para penonton adalah Di Ujung Pematang dan Sangkar yang Berpindah.

Napas Segar Filosofi ‘Cangkriman’

Di luar proyek kolaborasi sinema ini, grup rap Ponorogo tersebut baru saja meluncurkan album terbaru mereka di tahun 2026 yang bertajuk Cangkriman.

Secara bahasa, cangkriman berarti teka-teki atau bedhekan. Album yang berisi empat trek lagu sederhana ini sarat akan refleksi kehidupan dan kritik sosial jenaka yang dibalut dengan tema pewayangan Jawa. Bagi publik yang penasaran dengan warna musik hip-hop lokal khas mereka, seluruh karya Kajawi saat ini sudah bisa dinikmati secara luas di platform YouTube dan Spotify. (*)

Continue Reading

Trending