SURABAYA — Ratusan murid dari jenjang PAUD hingga Sekolah Dasar (SD) menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam ajang Pagelaran Talenta Seni dan Kreativitas Murid PAUD dan SD Se-Kota Surabaya yang digelar pada Senin (4/5/2026) di Lagoon Avenue Mall Lt. G, Surabaya.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kelompok Kerja Kepala TK (K3TK), serta Riri Indriyani Cahyadi selaku Bunda PAUD Kota Surabaya, dan dukungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Pagelaran ini bertujuan untuk menggali dan menumbuhkan potensi anak sejak usia dini.
Pagelaran ini rutin digelar setiap tahun, terutama menjelang peringatan Hari Jadi Kota Surabaya. Bunda PAUD Kota Surabaya, yang dipimpin oleh istri Wali Kota Surabaya, menjadi penggagas utama kegiatan ini sebagai upaya membentuk karakter dan menggali potensi anak sejak usia dini.
Sholikin selaku koordinator kegiatan sekaligus perwakilan K3S Kecamatan Wiyung, menjelaskan bahwa acara ini menyasar anak usia 3 hingga 8 tahun, atau mulai dari PAUD, TK, hingga kelas 1 dan 2 SD.
“Tujuannya agar bakat dan talenta anak-anak bisa muncul sejak kecil. Harapannya, mereka semakin semangat, karakter terbentuk, dan keterampilannya berkembang,” ujar Sholikin pada Senin (4/5/2026).
Pagelaran ini diikuti oleh sekitar 170 peserta, terdiri dari 80 anak PAUD serta 90 siswa TK dan SD. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga sekitar pukul 17.00 WIB, menampilkan berbagai pertunjukan seni, seperti tari, penampilan puisi, menyanyi, taekwondo, fashion show, story telling, hingga paduan suara.
Pasalnya, acara ini tidak bersifat kompetisi. Tidak ada penilaian juara, melainkan fokus pada keberanian anak untuk tampil dan mengekspresikan diri.
“Ini bukan lomba. Anak-anak hanya menunjukkan bakatnya saja. Bahkan, kalau ada yang masih malu atau menangis di panggung itu hal yang wajar. Yang penting mereka berani tampil,” tambah Sholikin.
Pagelaran ini akan dilaksanakan secara bergiliran di 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Untuk wilayah Dukuh Pakis Wiying, kegiatan juga akan kembali digelar pada 6 Mei 2026 mendatang, melibatkan kecamatan lain di wilayah Surabaya Barat.
Salah satu kelompok peserta datang dari SDN Balas Klumprik I Surabaya. Pipit Andriani, selaku guru pendamping mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk mengasah kepercayaan diri.
“Ini kegiatan yang sangat bagus, apalagi untuk anak kelas 2 SD yang sedang masa transisi. Mereka jadi belajar tampil di depan umum,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, siswa-siswi SDN Balas Klumprik I menampilkan tari “Caping Ayu”, yang menceritakan kehidupan petani mulai dari menanam hingga panen dengan penuh kegembiraan. Meski persiapan hanya sekitar satu minggu, penampilan mereka tetap memukau.
“Anak-anak latihan hanya tiga kali untuk penampilan ini, tetapi mereka sudah terbiasa ikut ekstrakurikuler tari, jadi cukup cepat beradaptasi,” jelas Pipit.
Nadira Chalita, Salah satu peserta dari SDN Balas Klumprik I mengaku merasa senang dan bangga bisa tampil di atas panggung.
“Senang dan lega karena sudah latihan selama satu minggu akhirnya selesai dan berani tampil. Tadi awalnya deg-degan, tapi pas tampil sudah tidak lagi,” ungkapnya dengan wajah ceria.
Dengan antusiasme peserta serta dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan terus menjadi wadah positif bagi anak-anak Surabaya untuk berkembang dan membangun kepercayaan diri sejak dini. (*)