Connect with us

Info

Pererat Silaturahmi, Ratusan Bikers Jawa Timur Sambang Madura dalam Sunmorgab Ramadhan Warm-Up Ride

Published

on

SURABAYA – Lebih dari 100 motor dari berbagai pabrikan dengan kapasitas mesin mulai dari 250 cc hingga moge di atas 400 cc, memadati rute Surabaya menuju Bangkalan, Madura, pada Minggu, 15 Februari 2026. Acara bertajuk “Sunmorgab Ramadhan Warm-Up Ride” ini menjadi ajang pembuktian soliditas komunitas motor di Jawa Timur menjelang bulan suci Ramadhan.

Diinisiasi oleh Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Jawa Timur, agenda ini diikuti oleh berbagai komunitas besar di Surabaya Raya, di antaranya HORE MC, Rider Brotherhood, MBI Surabaya, XMAX Jatim, hingga RGOG.

Rute Ikonik dan Disiplin Berkendara

Rombongan memulai perjalanan dari titik kumpul di Parkir Pizza Hut Basuki Rahmat, Surabaya, sejak pukul 06.30 WIB. Dari pusat kota, para peserta menyusuri rute ikonik mulai dari Jl. Gubernur Suryo (Grahadi), Jl. Walikota Mustadjab, Jl. Kenjeran, hingga melintasi megahnya Jembatan Suramadu.

Konvoi berakhir dengan sesi sarapan bersama menu khas Bebek Sinjay di Bangkalan, Madura. Kehadiran deretan motor besar yang tertib dalam satu rangkaian konvoi ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang melintas di sepanjang rute riding.

Misi Guyup dan Rukun Bikers Jatim

Ketua MBCI Jatim, Wiega Danny, menegaskan bahwa tujuan utama dari sunmori gabungan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar komunitas dan menunjukkan bahwa bikers di Jawa Timur sangat solid.

Danny juga menyampaikan bahwa kedepannya MBCI akan terus mengagendakan kegiatan gabungan dengan komunitas lain. Temasuk menerima ajakan kolaborasi dari sesama komunitas.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua MBCI Jatim, H. Ja’far, yang menekankan pentingnya menjaga keguyupan dikalangan komunitas motor ini.

“MBCI ingin komunitas motor di Jawa Timur makin guyup dan rukun. Untuk itu harus sering-sering bikin kegiatan bersama,” ujar H. Ja’far.

***

Kegiatan seperti Sunmorgab ini membuktikan bahwa hobi berkendara bisa menjadi jembatan positif untuk menyatukan berbagai komunitas lintas genre motor. Selain sebagai ajang refreshing, pesan safety riding yang dibawa oleh para senior di MBCI Jatim diharapkan menjadi contoh baik bagi para pengguna jalan lainnya. (*)

Continue Reading

Info

Jangan Sampai Salah Kostum! Ini Starter Pack Wajib Nonton Festival Outdoor Biar Tetap Kece dan Nyaman

Published

on

Musim festival musik outdoor sudah di depan mata! Menonton konser di lapangan terbuka seperti Jazz Gunung, Joyland, atau festival lokal lainnya memang menawarkan euforia yang beda. Tapi ingat, tantangan nonton di luar ruangan itu nyata: mulai dari cuaca panas yang menyengat, debu, sampai tiba-tiba hujan turun.

Biar kamu nggak cuma menang di gaya tapi juga tetap nyaman sampai headliner naik panggung, yuk siapkan Starter Pack Festival Outdoor berikut ini!

1. Outfit: Pilih “Breathable” dan “Layering”

Kunci utama festival outdoor adalah kenyamanan. Pilih bahan pakaian yang menyerap keringat seperti katun atau linen.

  • Pro Tip: Gunakan teknik layering. Pakai outer ringan seperti kemeja flanel atau jaket denim yang bisa dilepas-pasang. Selain bikin penampilan makin estetik ala Coachella, outer ini berguna saat suhu mulai turun di malam hari.

2. Alas Kaki: Lupakan Heels, Sneaker is King!

Kamu bakal berdiri, berjalan dari satu stage ke stage lain, hingga berjingkrak selama berjam-jam di atas rumput atau tanah.

  • Wajib: Pakai sneakers yang sudah “pecah” (nyaman dipakai) atau boots jika medannya diprediksi becek. Jangan sekali-kali pakai sandal jepit atau heels kalau nggak mau kaki lecet sebelum acara selesai.

3. Tas: Kecil tapi Muat Segalanya

Hindari membawa ransel besar yang bakal merepotkanmu di tengah kerumunan.

  • Rekomendasi: Sling bag kecil atau fanny pack (tas pinggang). Pastikan tasmu punya pengaman yang baik untuk menyimpan barang berharga seperti ponsel dan dompet. Cek juga aturan promotor, biasanya mereka mewajibkan tas transparan (PVC bag) di beberapa event.

4. Amunisi “Tempur” di Dalam Tas

Siapkan barang-barang esensial ini agar pengalaman menontonmu bebas drama:

  • Powerbank: Wajib! Kamu nggak mau kan HP mati saat momen lagu favorit dibawakan?
  • Jas Hujan Plastik (Poncho): Lebih praktis dan ringan dibanding payung, plus biasanya payung dilarang dibawa masuk ke area penonton.
  • Kacamata Hitam & Sunscreen: Lindungi mata dan kulit dari sinar UV yang jahat selama show siang hari.
  • Tisu Basah & Hand Sanitizer: Area festival seringkali berdebu, dan fasilitas sanitasi terkadang jauh dari jangkauan.

5. Botol Minum Lipat (Tumblr)

Banyak festival sekarang yang menyediakan water station gratis untuk mengurangi sampah plastik. Membawa botol minum lipat akan sangat menghemat kantong dan membantu kamu tetap terhidrasi tanpa harus mengantre lama di booth minuman. (*)

Continue Reading

Info

Gubernur Pramono Anung “Ngalah” ke ARMY: Konser BTS di Jakarta Berpeluang Besar Digelar di GBK

Published

on

Pramono Anung, Gubernur DKI Kompas/Riza Fathoni (RZF)

JAKARTA – Teka-teki lokasi konser mega bintang K-Pop, BTS, di Jakarta perlahan mulai menemui titik terang. Setelah sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya memberikan lampu hijau jika Gelora Bung Karno (GBK) menjadi opsi utama ketimbang Jakarta International Stadium (JIS).

Rencana kedatangan RM dan kawan-kawan yang dijadwalkan pada 26-27 Desember mendatang memang menjadi perbincangan panas. Sebelumnya, Pramono sempat mengusulkan agar konser digelar di JIS, namun usulan tersebut mendapat reaksi keras dari para ARMY (sebutan fans BTS) yang lebih menginginkan kemegahan stadion legendaris GBK.

Intervensi “Keluarga”: Saat Anak Gubernur Turun Tangan

Menariknya, perubahan sikap sang Gubernur ternyata dipicu oleh masukan dari orang terdekatnya sendiri. Pramono mengungkapkan bahwa anaknya, yang juga merupakan seorang ARMY, sempat “memprotes” pernyataannya soal pemilihan lokasi.

“Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya, ‘Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati’. Saya bilang, oke deh mulai hari ini Bapakmu tidak statement lagi,” ujar Pramono di Kebayoran Baru, Senin (20/4/2026).

Mendengar aspirasi tersebut, Pramono akhirnya memilih untuk tidak lagi mencampuri keputusan teknis pemilihan lokasi. “Kali ini saya ngalah, kalau main di GBK juga nggak apa-apa,” tambahnya.

Keputusan Akhir Ada di Tangan Promotor

Meskipun sempat memperjuangkan JIS sebagai venue pada forum Musrenbang pekan lalu, kini Gubernur menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada pihak penyelenggara dan promotor. Baginya, yang terpenting adalah kenyamanan para penonton dan kelancaran acara yang akan menjadi salah satu event terbesar di penghujung tahun 2026.

Selain BTS, Jakarta dipastikan akan menjadi magnet konser dunia tahun ini. Nama-nama besar seperti Guns N’ Roses, Metallica, hingga The Weeknd disebut sudah mulai masuk dalam daftar rencana pertunjukan besar di ibu kota. (*)

Continue Reading

Info

Penantian 9 Tahun Tuntas! Slank Sukses Obati Rindu Slankers Malang di Lapangan Rampal

Published

on

MALANG – Kota Malang akhirnya kembali “membiru” oleh energi para Slankers. Setelah absen selama sembilan tahun tidak menyapa penggemarnya di Kota Bunga, grup band legendaris Slank resmi kembali menghentak panggung Malang dalam gelaran konser bertajuk “Hey Slank X HS”.

Ribuan penonton memadati Lapangan Rampal, Kota Malang, pada Minggu (19/4/2026) malam, menciptakan lautan manusia yang antusias menantikan aksi panggung Kaka, Bimbim, Ridho, Abdee, dan Ivanka.

Momen Reuni yang Emosional

Kembalinya Slank ke Malang bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah momen reuni yang emosional. Terakhir kali band bermarkas di Potlot ini manggung di Malang adalah hampir satu dekade silam. Tak heran, sejak sore hari, para Slankers dari berbagai daerah di Jawa Timur sudah mulai berdatangan ke area Lapangan Rampal untuk mengamankan posisi paling depan.

Energi Tanpa Batas

Dalam konser semalam, Slank tampil dengan stamina yang luar biasa, membawakan deretan lagu hits yang sudah akrab di telinga lintas generasi. Suasana semakin pecah saat lagu-lagu lagu kebangsaan Slankers dikumandangkan, membuat seluruh isi Lapangan Rampal bernyanyi bersama di bawah langit Malang.

Kehadiran Slank dalam format konser “Hey Slank X HS” ini membuktikan bahwa daya tarik band yang sudah berdiri sejak dekade 80-an ini tetap magis dan tak lekang oleh zaman, terutama di kota dengan basis massa musik yang kuat seperti Malang. (*)

Continue Reading

Trending